Khawatir Rumput Fatimah

Saya (25) sedang mengandung 18 minggu, anak pertama. Ibu mertua menyuruh saya menyiapkan rumput fatimah agar bisa memperlancar proses kelahiran. Tapi saya masih ragu, apakah benar seperti itu? Dosisnya juga tidak jelas.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Kakak ipar dulu melakukan hal demikian dan bisa melalui kelahiran normal. Bagaimana pendapat dokter judi? Apa bedanya de ngan obat perangsang kelahiran/ induksi yang diberikan dokter menjelang kelahiran? Mohon jawaban. Terima kasih. Arfah Nilasari – Madiun

Rumput Fatimah dilarang diberikan kepada ibu hamil karena dapat menyebabkan kontraksi rahim berlebihan sehingga terjadi persalinan yang sangat cepat (abnormal, disebut partus presipitatus). Persalinan cepat ini dapat mengakibatkan robekan jalan lahir, trauma kepala janin, dan kematian akibat perdarahan. Komplikasi tersebut disebabkan zat aktif semacam oksitosin yang merangsang kontraksi rahim dengan dosis yang tidak diketahui.

Semakin pekat atau banyaknya rumput yang dipakai tersebut semakin besar pula penyulit yang mungkin terjadi. Pada proses persalinan terjadi pembukaan mulut rahim dan penurunan kepala ke dasar rongga panggul secara bertahap: janin dan jalan lahir memerlukan proses adaptasi sesuai waktu yang diperlukan pada persalinan normal.

Pemberian rumput Fatimah menyebabkan mulut rahim dipaksa membuka dan kepala janin dipaksa turun dalam waktu singkat, sehingga terjadilah robekan jalan lahir dan trauma pada kepala dan otak janin. Komplikasi ini dapat menyebabkan perdarahan dan kematian pada ibu bersalin dan atau janinnya. Pemberian rumput Fatimah tersebut tidak punya indikasi medis dan dapat berbahaya.

REMPONG MEMILIH BAJU “Salam kenal nakita. Ini foto saat kehamilan keduaku. Kebetulan aku sangat memerhatikan penampilan. Dalam urusan memilih baju aku sangat rempong. He he he. Apalagi berat badanku setiap minggu naik, enggak nyaman rasanya kalau pakai baju atau dress yang sempit. Suami juga support aku asal aku happy. Kegiatan sehari-hariku selain antar anak pertama sekolah TK, aku juga menemani suami jaga toko di salah satu mal. Jadi setiap hari aku bertemu banyak customer.” JEANNY ENDIRA, 8 BULAN

Sumber : pascal-edu.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *