Momentum Emas Film Indonesia bagian 2

Ada dua hal penting yang patut dicatat di balik terpilihnya Istirahatlah Kata-kata sebagai film terbaik dan Ziarah karya sutradara B.W. Purba Negara untuk kategori skenario terbaik. Pertama, keduanya menandai munculnya sutradara yang lahir dari komunitas film yang marak pasca-reformasi 1998. Sebelum itu, dunia film dikekang Departemen Penerangan, lembaga pemerintah yang mengontrol dan menetapkan banyak prasyarat hanya untuk produksi sebuah film.

Kedua, meski dunia sinema begitu diminati oleh pekerja film berbakat, pemerintah tampaknya belum memahami apa yang dibutuhkan industri film. Pemerintah—kini diwakili Badan Ekonomi Kreatif—selayaknya menyediakan pelbagai infrastruktur, termasuk sarana pendidikan storytelling dan penulisan skenario. Mereka selayaknya juga mendorong pengusaha nasional membangun studio post-production yang baik. Hingga saat ini pekerja film Indonesia masih harus menggunakan studio di Thailand untuk proses pasca-produksi. Sistem arsip perfilman yang berantakan selayaknya juga diperbaiki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *