BASUKI DI PERSIMPANGAN JALAN

BASUKI DI PERSIMPANGAN JALAN

F.X. HADI RUDYATMO dan Basuki Tjahaja Purnama memilih berbincang di salah sudut ruangan kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar 27, Jakarta, Rabu pekan lalu. Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini berdiskusi seusai makan malam di rumah Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu. Mereka menjadi tamu pada peringatan tiga tahun wafatnya Taufiq Kiemas, suami Megawati. Sejumlah tokoh hadir, di antaranya Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan mantan wakil presiden Boediono. Seseorang yang mengetahui pertemuan tersebut mengatakan Ahok panggilan Basuki dan Hadi Rudyatmo atau Rudy mulai berbincang serius setelah Presiden Jokowi meninggalkan rumah Megawati.

Kepada Rudy, Ahok menyatakan ingin kembali menggunakan jalur partai untuk maju dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. ”Alasannya, Ahok mengeluhkan pendukungnya yang menabrak sanasini,” katanya. ”Dia menyebut langkah pendukungnya kebablasan.” Ahok dan Rudy semula hanya membahas perkembangan kasus hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi terkait dengan suap pembahasan peraturan daerah tentang reklamasi Teluk Jakarta yang melibatkan politikus Gerindra, Muhammad Sanusi. Pembicaraan kemudian melebar ke soal pilihan politik mantan Bupati Belitung Timur itu dalam perebutan kursi Gubernur DKI Jakarta. Rudy membenarkan kabar tentang pertemuannya dengan Ahok pada malam itu. Selebihnya, dia memberikan keterangan tidak untuk ditulis (off the record). Ahok pun mengakui berbincang dengan Rudy. ”Kami ngobrol macem-macem. Ia memberi banyak wejangan,” katanya.

Website : kota-bunga.net

Saat ditanyakan apakah pertimbangan melirik PDI Perjuangan karena jaringan relawan pendukungnya berpotensi tersandung perkara suap reklamasi, Ahok menyangkal. ”Enggak, kalau saya enggak dipilih PDI Perjuangan, dukungan (kartu tanda penduduk untuk jalur independen) juga sudah cukup,” tuturnya. Pernyataan Ahok untuk kembali menggunakan kendaraan partai politik dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta menjadi perkembangan terbaru dari manuver politiknya. Ini merujuk pada 7 Maret lalu, setelah Ahok maju lewat jalur independen dengan Heru Budi Hartono sebagai wakil gubernur. Partai NasDem dan Hanura menyatakan dukungan terhadap Ahok. Sinyal kembali dekatnya Ahok dengan PDI Perjuangan juga kontras dengan reaksi petinggi partai itu sesaat setelah pengumuman Ahok maju lewat jalur independen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *