Harga dan Performa Jadi Pertaruhan

Teknorus.com – Kelas menengah memang selalu meriah, membuat perubahan dan penuh inovasi. Smartphone di kelas menengah memang tampak menjadi incaran semua vendor. Seperti juga produk lain, pasar ponsel juga terbagi menjadi tiga kategori besar; yaitu kelas atas (high end), kelas menengah (middle end) dan kelas bawah (low end).

Baca juga :  WA WEB

Ponsel kelas atas dan menengah biasanya sudah tergolong ke dalam ponsel pintar (smartphone) karena sudah dibekali sistem operasi yang membuatnya bisa diisi banyak aplikasi dan game. Sementara ponsel kelas bawah, saja hanya menawarkan ftur komunikasi dasar (telepon, SMS) ditambah hiburan (audio player, radio).

Bicara kualitas ftur, tentu saja smartphone kelas atas menjadi yang terlengkap dan tercanggih dengan teknologi terbaru. Misalnya dari sisi kamera, sudah berbekal resolusi tertinggi dan sensor terbaru. Di sisi sistem operasi, sudah diisi dengan versi paling baru. Kualitas layar juga yang tertinggi dan memakai teknologi paling mutakhir, sehingga tampilannya sangat tajam dan cemerlang. Dari sisi desain, ponsel kelas atas ini juga digarap serius, dengan memakai bahan kualitas tinggi.

Semua itu tentu saja harus dibayar dengan harga yang sesuai, yaitu harga yang mahal. Memang, di segmen ini, faktor harga seakan tak menjadi hambatan. Bahkan ada semacam kebanggaan, jika seseorang mampu membeli sebuah smartphone terbaru dengan harga tinggi, asalkan dia menjadi orang pertama atau sedikit orang yang memilikinya.

Faktor gaya hidup dan gengsi sangat diperhatikan di segmen ini. Sebaliknya, vendor ponsel kelas bawah menyadari begitu sensitifnya konsumen terhadap harga. Semua akan dipertimbangkan dari sisi harga, mana produk yang harganya termurah. Soal kelengkapan dan kualitas ftur menjadi urusan berikutnya. Umumnya, ponsel kelas bawah ini didominasi oleh feature phone yang tidak bersistem operasi terbuka, punya prosesor dan memori terbatas. Namun, adanya OS Android yang bebas membuat segmen kelas bawah ini juga banyak diisi oleh smartphone berbasis Android.

Nah, ponsel kelas menengah ada di antaranya. Menawarkan ponsel berftur lengkap, namun dengan harga lebih terjangkau. Seperti orang tawar menawar, maka produsen akan mengurangi kualitas ponsel di kelas atas, namun tidak mengurangi kelengkapannya. Misalnya resolusi layar diturunkan, ftur dan resolusi kamera dikurangi, kecepatan prosesor dan memori RAM diturunkan, dan seterusnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *