Talk Dan Kontroversi Kanker Ovarium Bag5

Beberapa hari setelah putusan yang dilayangkan keluarga Jackie Fox, BPOM menyatakan kedua produk tersebut tidak ada dalam data mereka. Produk bedak bayi tersebut tak mengandung bahan dilarang yang dapat memicu kanker sehingga masyarakat tak perlu waswas. Komposisi produk bedak bayi perusahaan tersebut umumnya adalah talk dengan kadar 98-99 persen. Talk merupakan mineral alami yang ditambang dari tanah dan mengandung magnesium, silikon, oksigen, dan hidrogen.

Mineral ini digunakan sebagai kosmetik sejak zaman Mesir kuno. Sampai abad ke-19, talk digunakan untuk mengatasi iritasi kulit akibat plester, juga mengatasi ruam popok. Selain digunakan untuk bahan bedak, talk antara lain digunakan buat melapisi permukaan permen karet agar tak lengket, meningkatkan kejernihan minyak zaitun, dan melapisi tablet.

Cari Tahu Cara Bersalin Minim Nyeri Bag2

Sebenarnya, jika taksiran berat janin saat ini lebih kecil dari anak sebelumnya atau Mama sudah pernah melahirkan, maka nyeri yang dirasakan akan lebih ringan. Begitu juga pada riwayat induksi persalinan. Memang, dengan induksi, rahim dipaksa berkontraksi untuk mencapai tekanan tertentu. Alhasil, nyeri datang tiba-tiba dibandingkan dengan persalinan normal tanpa induksi.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Namun, baik intensitas maupun frekuensi dan tekanan nyerinya, sebenarnya sama saja. bNah, nyeri yang dirasa berlebihan ini, semua berkaitan erat dengan faktor psikologis dan kesiapan Mama dalam menghadapi persalinan. Rasa takut nyeri dapat dikurangi dengan beberapa upaya, seperti dukungan keluarga, peran pendamping yang kondusif, kemampuan mengatasi cemas, dan tentu saja terus berupaya berpikir positif. Terlepas dari metode mana yang dipilih, berdoa menurut keyakinan Mama sangatlah membantu. Semoga si kecil lahir dalam kondisi sehat, ya Ma.

Minim Nyeri Dengan Metode Non-Farmakologi

Metode mengurangi nyeri melahirkan tanpa melibatkan obat-obatan ini dilakukan dengan cara-cara berikut: • Dukungan keluarga, terutama suami. Melahirkan adalah proses dan pengalaman besar yang akan dijalani Mama. Pendampingan dan dukungan dari pihak keluarga, terutama suami, sangatlah penting. Suami menjadi penyemangat istri saat menjalani proses persalinan agar lancar.

Dengan adanya dukungan, Mama makin termotivasi untuk mampu menghadapi persalinan yang terasa sakit hingga sang bayi akhirnya lahir. Bentuk dukungan suami bisa beragam. Misalnya, memberikan kata-kata penyemangat, mengelus/memijat lembut punggung Mama, atau mengelap keringat yang mengucur. Bahkan, sekadar membetulkan posisi bantal Mama sudah menjadi dukungan yang luar biasa bagi istri. • Metode hypnobirthing.

Dengan hypnobirthing, Mama dapat menjalani persalinan yang alami, nyaman, dan lancar sehingga tidak merasakan sakit. Dasar untuk melakukan hypnobirthing adalah relaksasi, diikuti teknik af rmasi dan visualisasi. Caranya, Mama memprogram ulang rekaman rasa sakit yang sudah terekam di jiwa bawah sadar, sehingga merasa relaks ketika menghadapi persalinan. Teknik af rmasi dilakukan dengan cara mengulang kalimat-kalimat positif, semisal, proses persalinan berjalan dengan alami, nyaman, dan lancar. Pastikan untuk mengatakan nyaman (bukan tanpa sakit) atau lancar (bukan cepat).

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Upaya Tersisa Papa Setya Bag2

Status tersangka itu membuat Budi terpental dari pencalonan Kepala Kepolisian RI. Belakangan, ia ditunjuk menjadi Kepala Badan Intelijen Negara. Menurut Chairul, pengacara itu meminta pendapatnya tentang keabsahan penyidik KPK yang menetapkan Setya sebagai tersangka. Dalil yang dipakai Chairul ini sukses mencegah Budi Gunawan masuk bui karena hakim praperadilan mengabulkannya.

Hakim Sarpin Rizaldi menganggap penyidik KPK tak sah karena bukan polisi. ”Pembicaraan cukup intens,” kata Chairul, Selasa pekan lalu. Chairul menolak merinci saran-saran yang ia berikan. Tapi, dua pekan kemudian, pada Senin dua pekan lalu, Setya Novanto secara resmi menggugat status tersangka yang disandangnya ke sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. ”Saran saya normatif saja,” ujar Chairul, kini anggota staf ahli Kepala Ke polisian RI.

Time Out Efektif Buat Si Prasekolah Bag2

Contoh, seperti Hana tadi, melempar barang, memukul ka kak/adik, menggigit, marah-marah sambil berte riak atau guling-guling, dan seterusnya. Dalam pelaksanaannya, time out bisa dilakukan dengan meminta si prasekolah untuk dudukdi salah satu sudut rumah yang minim gangguan (misal, lalu lalang orang rumah, TV, mainan) atau memintanya masuk ke ruangan lain. Tapi jangan pilih ruangan gelap, lebih lagi kita sengaja mengunci anak dari luar.

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

Sebab, tujuan kita bukan untuk menakutinya, tetapi memberinya jeda waktu untuk meredakan emosi dan menenangkan diri. Selain itu, selama time out kita sebaiknya tidak menghujani si prasekolah dengan rangkaian nasihat, ceramah, omelan, apalagi bentakan. Justru jeda waktu seperti ini sama-sama membantu anak dan kita menenangkan diri setelah menghadapi situasi yang “panas”. Cukup katakan dengan tegas beberapa kalimat pendek, misal, “Tidak boleh gigit, itu sakit.” Oleh karena hanya bersifat sementara, waktu yang diberlakukan juga tidak boleh terlalu lama.

Para ahli sepakat, waktu untuk time out disesuaikan dengan usia anak dikali 1 menit. Jadi, time out untuk anak 4 tahun adalah 4 menit, 5 tahun adalah 5 menit, dan seterusnya. Namun, sesuaikan juga de ngan keadaan anak. Jika dalam waktu kurang yang ditentukan, si prasekolah sudah lebih tenang, kita bisa melakukan time in: dekati anak, merangkulnya, dan menghargai usahanya menenangkan diri sendiri.

Praktik Di Rumah

Secara teori, penerapan time out terdengar mudah dilakukan. Namun, pada praktiknya, perlu konsistensi orangtua. Kadang harus diakui, kita mudah terpancing alias ikut terbawa emosi saat menghadapi si prasekolah yang sedang merengek, mena ngis sambil berteriak, atau marah-marah melempar barang. Kalau sudah begitu, pasti akan saling balas-balasan.

Anak berintonasi tinggi, kita akan berkata lebih tinggi lagi, begitu seterusnya. Psikolog Nadia Hapsari mengatakan, penerapan time out di rumah sangat bergantung pada kondisi keluarga di rumah, mulai keberadaan orangtua hingga jumlah anak di rumah. Cobalah berdiskusi dengan pasangan, aturan apa saja yang perlu di sepakati soal penerapan time out, se perti pilihan tempat, waktu, dan bagaimana follow up-nya.

Sumber : https://eduvita.org/

Kerja Bersama Mewujudkan Konektivitas Indonesia Bag5

Tak hanya mempengaruhi harga, tol laut rupanya membuka mata pemerintah terhadap persoalan-persoalan yang terjadi di daerah. Belum lama ini, misalnya, Menteri Budi mengunjungi pelabuhan dan bandara di empat daerah, yaitu Bima di Nusa Tenggara Barat serta Kupang, Waingapu, dan Rote di Nusa Tenggara Timur.

“Daerah-daerah itu begitu kaya dengan permasalahan dan tugas, kamilah menyelesaikan masalah-masalah itu,” tuturnya. Salah satu permasalahan itu, kata Budi, ada di Kupang. Pada 2013 Kupang memiliki rute penerbangan ke Darwin, Australia, untuk mengekspor ikan dan sekarang rute itu tidak ada. Artinya, terjadi kemunduran di sini. Kementerian Perhubungan berencana membuka kembali rute itu untuk mengoptimalkan dan memperlancar ekspor hasil produksi ikan dari daerah tersebut.

Dokter Keluarga Bisa Bantu Persalinan

Jika kehamilan Mama baik-baik saja dan termasuk dalam risiko rendah, proses kelahiran bayi boleh saja dibantu oleh dokter keluarga. Toh, menurut studi yang dimuat di Canadian Medical Association Journal, risiko dalam persalinan berisiko rendah tetap sama, baik jika dibantu oleh dokter keluarga maupun dokter kandungan.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

“Sementara bila kehamilan termasuk berisiko tinggi, proses per salinan di rumah sakit di bawah pengawasan dokter spesialis akan sangat berpengaruh terhadap kondisi mama dan bayi,” kata Dr. Kris Aubrey-Bassler, peneliti dan Asisten Profesor di bidang Kedokteran Keluarga dari Primary Healthcare Research Unit, Memorial University of Newfoundland, Kanada. Nah, ini bisa jadi salah satu pertimbangan Mama.

Tahapan Induksi

# Bicarakan risiko dan manfaatnya dengan dokter obgin. Menurut Kim Gregory, MD, wakil ketua Department of OB-GYN Women’s Health Care Quality and Performance Improvement at Cedars Sinai Medical Center in Los Angeles, induksi bisa berlangsung buruk bila dilakukan tanpa alasan yang memadai. Untuk itu, sebaiknya Mama Papa membahasnya terlebih dahulu tentang manfaat serta risiko yang mungkin timbul dari proses induksi. Tanyakan pada dokter obgin, apakah induksi benar-benar diperlukan? Adakah cara yang lebih alami untuk merangsang kontraksi? Dengan begitu, kalaupun induksi perlu dilakukan, Mama Papa bisa lebih siap secara mental dan fisik.

# Biasanya induksi dilakukan melalui infus. Ada beberapa cara yang dilakukan dokter dalam melakukan induksi, yaitu secara kimia dan mekanik. Induksi dengan cara kimia bisa dilakukan dengan pemberian obat minum, obat yang dimasukkan ke dalam vagina, atau pemberian hormon melalui infus. Sedangkan induksi secara mekanik dilakukan dengan memasang balon kateter pada mulut rahim. Namun, pada umumnya, induksi dilakukan melalui infus.

# Secara intens memantau kondisi janin melalui CTG. Sebelum dan selama proses induksi dilakukan, pemeriksaan CTG penting dilakukan untuk memantau kesehatan janin. Pastikan tenaga medis melakukan pengecekan kesehatan janin maupun Mama secara berkala. # Pantauan pembukaan. Layaknya proses persalinan tanpa induksi, pemeriksaan dalam tetap dilakukan guna memantau pembukaan jalan lahir. Ada induksi yang berjalan cepat, karena jalan lahir mudah terbuka; ada pula induksi yang membutuhkan waktu lama, karena proses pembukaan berjalan lambat.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Maunya Ngemil Terus

Anak-anak membutuhkan banyak energi untuk mendukung aktivitasnya sehari-hari. Secara alamiah, tubuh mereka akan memberi “sinyal” jika energi yang tersedia mulai turun, salah satunya dengan rasa lapar. Saat mulai merasa lapar, wajar anak mencari sesuatu yang dapat memuaskan nafsu makannya. Nah, kebutuhan harian anak tidak selalu sama.

Adakalanya anak merasa cukup dengan makanan utama, ada pula ia makan dan ngemil lebih banyak dari biasanya. Suka ngemil juga menunjukkan tahap perkembangan anak, yakni kemandirian yang umumnya berkembang di usia 3 tahun ke atas. Pada saat ini, anak ingin menunjukkan otonominya dalam berbagai hal, salah satunya dalam perilaku makan. Ia mau memilih apa yang hendak ia makan dan kapan ia ingin menikmatinya.

Perilaku Ngemil Sehat

Selanjutnya? Tinjau kembali perilaku ngemil kita. Jika selama ini masih lebih suka ngemil makanan kemasan, sebaiknya mulai dikurangi. Kalaupun tak sempat membuat, alihkan hobi jajan makanan kemasan menjadi jajan camilan tradisional atau buahbuahan. Perilaku ngemil sehat itu dimulai dari kita sebagai orangtua dan anak akan segera menirunya. Selain itu, mari kita intip tip berikut.

Baca juga : Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

Terapkan jadwal makan teratur berikut jadwal camilan. Anak usia prasekolah umumnya memerlukan 2—3x sesi ngemil di antara makanan berat/ utama. Hal ini penting untuk menanamkan fondasi utama kedisiplinan yaitu keteraturan. Melalui jadwal makan, anak belajar meregulasi diri serta mengendalikan keinginan-keinginannya sejak dini. Dengan memberi sesi camilan, ini membantu anak mengelola rasa laparnya sebelum waktu makan makanan utama.

Tapi, hindari memberikan camilan yang mengenyangkan, seperti kue-kue berkabohidrat tinggi. Khawatirnya, saat jam makan tiba anak masih kenyang sehingga enggan makan. Ajak si prasekolah merencanakan makananmakanannya. Informasikan bahan-bahan yang tersedia di rumah untuk membuat makan malam, misal, dan diskusikan menu berdasarkan ketersediaan bahan. Di akhir pekan, kita bisa mengajaknya berbelanja bahan-bahan dari menu yang sudah direncanakan bersama itu. Biasakan anak membawa bekal saat bepergian atau sekolah.

Jika memungkinkan, sajikan makanan yang dibuat sendiri di rumah. Makanan yang dibuat sendiri lebih dapat dikontrol kandungangizinya dan kebersihannya. Sebisa mungkin tunda izin untuk jajan hingga usianya lebih besar. Makanan dengan kandungan serat dan air yang tinggi oleh para ahli dianggap dapat memberi efek kenyang yang lebih lama. Maka berikan buah-buahan, olahan sayuran, atau makanan berserat lainnya sebagai pilihan yang lebih sehat.

Pada saat-saat tertentu, makanan tinggi gula/ garam dan tinggi kalori seperti cake, keripik, atau es krim dapat menjadi hadiah yang menyenangkan bagi anak. Walaupun bukanlah pilihan yang ideal, tetapi reward berupa makanan tidak ada salahnya sesekali diberikan. Tapi ingat, hanya sesekali, tidak dalam frekuensi yang sering. Sebisa mungkin pilih objek selain makanan jika ingin memberi reward pada anak.

 

Seru Memotret Bayi

Ada jutaan bayi yang lahir tiap hari, dan selalu menghadirkan keceriaan di keluarganya. Berikut beberapa tips dari Digital Photography School.

Seru Memotret Bayi

1. Saat pertama. Foto awal menjadi foto dokumentasi. Miliki foto bertema pertama kali untuk si bayi. Pertama dimandikan, ditimbang, diberikan baju lucu, dipotong kuku atau rambutnya, atau bertemu neneknya.
2. Angle. Kesulitan saat memotret bayi adalah menemukan sudut pemotretan (angle) terbaik, karena bayi belum bisa menegakkan kepalanya dan lebih banyak tidur. Sebaiknya turunkan sudut pemotretan, potret jarak dekat (close up), atau potret saat dimandikan, saat berguling, atau saat bertumpu di perutnya. Jangan lupakan pula, ada objek penting lain seperti kakek, nenek, saudara, teman dan lainnya.
3. Close up. Bayi memang tampak imut dan lucu. Selain foto aktifitasnya, foto pula secara detil dari jarak sangat dekat (close up atau macro). Aktifkan mode macro yang kini sudah banyak dimiliki kamera ponsel. Potret secara detil ujung jarinya, bibirnya, telinganya yang mungil, dan tentu saja kulitnya yang lembut.
4. Hindari flash. Ingat, jangan pernah gunakan flash saat memotretnya dari jarak dekat karena bisa menganggu matanya yang masih baru tumbuh dan mengagetkannya. Kalau terpaksa harus memakai flash, pantulkan ke atas (bounce) atau kaburkan dengan cara menutupkan tisue, sehingga cahayanya tak terlalu keras.
5. Cahaya alami. Agar bayi tak terganggu, maksimalkan saja cahaya alami dari jendela atau pintu. Memang tak setiap saat bisa digunakan. Sesuaikan pula scene dengan tingkat cahaya alami yang masuk.
6. Tertawa. Aktivitas bayi terlihat membosankan; tidur, menyusui, pipis, dan menangis. Jarang sekali bayi tertawa. Tapi bersabarlah menunggu bayi membuka mulutnya dengan ekspresi gembira. Misalnya saat diajak jalan-jalan di taman dan berjemur.
7. Mendekat. Aktivitas bayi sangat rutin, namun sesekali memunculkan adegan menarik dan lucu. Tetap dekatkan kamera saat menunggunya, agar bisa memotret dengan cepat.
8. Hitam putih. Terkadang, warna latar kurang bagus membangun objek yang kuat. Jangan terpaku pada warna-warni. Efek hitam putih seringkali malah lebih berkarakter kuat.

Cakrawala dan Wajah Kota Terpampang di Jendela Situs Judi

Cakrawala dan Wajah Kota Terpampang di Jendela Situs Judi – Panorama indah yang menandai pergantian hari adalah sesuatu yang terlalu indah untuk dilewatkan. Di ufuk timur terlihat langit dan laut seolah menyatu dan tak berbatas lagi, terbias semburat cahaya emas. Diikuti munculnya lengkungan warna jingga dari kaki langit. Sang matahari hadir menggantikan bulan, siap menerangi bumi. Panorama yang dramatis itulah yang selalu ditunggu Johan dan Lily, pemilik unit apartemen ini, walaupun mereka hanya menempati apartemen ini di akhir pekan. Tak ada niat terlintas di benak mereka untuk bangun siang di akhir pekan karena panorama indah yang terpampang di jendela apartemennya itu sungguh memesona. Bak lukisan pagi yang tak pernah bosan dinikmati.

Cakrawala dan Wajah Kota Terpampang di Jendela Situs Judi

Dari sisi jendela yang lain, kota Jakarta dengan beban kesibukannya yang tak pernah surut pun terpampang. “Kami juga bisa memantau kemacetan jalan raya sebelum kami pulang kembali ke rumah,” kata Johan, bapak dari Trevin dan Audric. Bagi Johan, keindahan laut dan pemandangan kota merupakan dua hal yang samasama menarik. Kepuasan Hunting dan Menata Sendiri Apartemen ini ditata Johan sendiri. Ia sepuas hati meluapkan ekspresinya ketika mendesain, memilih warna dan corak. Untuk furnitur, Johan senang hunting sendiri. Beberapa showroom furnitur disambanginya demi mendapatkan furnitur yang diidamkannya. Untuk wallcover, Johan menyukai yang bercorak lembut namun teksturnya kuat sehingga akan terlihat hidup ketika tertimpa cahaya. Untuk itu, dibelinya berbagai lampu hias di Pasar Kenari Mas di kawasan Salemba, yang disebutnya sebagai surga lighting. Setiap Jengkal Harus Menarik Johan yang memiliki hobi traveling dan membaca ini memahami bahwa pernik-pernik diperlukan untuk mengisi hunian ini agar tidak membosankan.

Karena itu, ia memberikan sentuhan dan ornamen di sana-sini. Misalnya saja ornamen yang terpajang di atas tempat tidur, yang membuat ruang terlihat semakin artistik. Untuk gorden dan bed cover, Johan memilih warna hitam bermotif fl oral yang senada dengan lemari pakaian. “Kebetulan saya juga menemukan lampu hias bermotif fl oral warna hitam yang cocok,” kata Johan menunjukkan hasil perburuannya. Hiasan dan lukisan juga mengisi dinding. “Saya ingin ruang terlihat artistik dengan adanya foto dan lukisan unik,” Johan mengungkapkan. Bukan hanya itu, Johan juga mampu mengolah dinding yang dianggapnya kurang menarik, yaitu di dekat AC. Dinding ini ditambahkan panel sederhana untuk mengalihkan perhatian dari “gangguan” keberadaan AC. Kepuasan atas hasil penataannya di apartemen ini dan ditunjang panorama laut yang tenang membuatnya enggan meninggalkan apartemen ini jika akhir pekan usai.